INERSIA.TV
Hukum

Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Tersangka Pembacokan UIN Suska di Tengah Isu Video Asmara

Polisi memberikan fasilitas pemulihan mental kepada pelaku pembacokan. Langkah ini diambil saat publik ramai membicarakan rumor video asmara sebagai motif insiden di UIN Suska Riau.

Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Tersangka Pembacokan UIN Suska di Tengah Isu Video Asmara

Kasus Pembacokan Mahasiswa UIN Suska Riau Foto: Tiktok/_mzfrr | Tiktok/Yerli Nofriyanti

M. Azfar
M. Azfar Alawwabi
Intern Writter
PEKANBARU, Inersia.tv – Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengambil langkah humanis dalam menangani kasus pembacokan mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau. Pihak kepolisian saat ini memutuskan untuk memberikan pendampingan psikologis secara intensif kepada tersangka pelaku kekerasan tersebut.

Langkah penegak hukum ini cukup menarik perhatian publik karena dilakukan di tengah hebohnya sorotan masyarakat terhadap insiden berdarah di lingkungan kampus itu. Terlebih lagi, jagat maya saat ini sedang diramaikan oleh desas-desus mengenai motif asmara di balik aksi nekat sang tersangka.

Saat ini, publik ramai memperbincangkan dugaan adanya sebuah video asmara yang diklaim sebagai pemicu utama peristiwa nahas ini. Rumor yang beredar luas di media sosial menyebutkan bahwa tersangka diduga merasa sakit hati atau terpancing emosinya akibat isu rekaman tersebut.

Meski spekulasi liar terkait motif asmara terus bergulir, aparat kepolisian tetap berfokus pada penanganan kasus secara profesional dan menyeluruh. Pendampingan psikologis bagi tersangka dinilai sangat penting untuk memastikan kondisi mentalnya tetap stabil selama menjalani serangkaian proses penyidikan.

Tim penyidik menyadari bahwa insiden tragis ini tidak hanya meninggalkan trauma mendalam bagi korban, tetapi juga berpotensi mengguncang kejiwaan tersangka. Melalui pemulihan mental ini, polisi berharap dapat menggali keterangan yang lebih objektif dan akurat dari pelaku.

Hingga saat ini, aparat penegak hukum masih terus bekerja keras mendalami kebenaran isu video asmara yang ramai dikaitkan dengan kasus pembacokan tersebut. Masyarakat luas pun diimbau untuk menahan diri, tidak menyebarkan spekulasi yang belum pasti, dan memercayakan pengungkapan fakta sepenuhnya kepada pihak berwajib.

Komentar ()

?

Anda harus login untuk menulis komentar.

BS

Budi Santoso

5 Mei 2023 pukul 10.30

Artikel yang sangat informatif. Saya jadi lebih memahami situasi ekonomi saat ini.

SR
Siti Rahayu
5 Mei 2023 pukul 11.15

Setuju, penjelasannya sangat jelas dan mudah dipahami.

AH

Ahmad Hidayat

5 Mei 2023 pukul 09.45

Saya rasa ada beberapa poin yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, terutama mengenai dampak jangka panjang dari kebijakan ini.

Artikel Terkait

Iklan
Sidebar Advertisement