
Nasional
Pemerintah Jamin Keselamatan 58.873 Jemaah Umrah Terdampak Penutupan Udara Timur Tengah
Imbas eskalasi keamanan dan penutupan ruang udara Timur Tengah, pemerintah pantau ketat jemaah dan instruksikan agen travel aktif berkoordinasi.

Ilustrasi: Pemberangkatan Jemaah Umroh (Foto:Pixabay/Luthfi Hanafi)
M. Azfar
M. Azfar Alawwabi
Intern Writter
JAKARTA, Inersia.tv – Pemerintah Indonesia melalui Kemenhaj tengah memantau ketat keamanan 58.873 jemaah umrah di Arab Saudi menyusul eskalasi keamanan di Timur Tengah yang mengakibatkan penutupan ruang udara secara mendadak. Pemerintah kini berkoordinasi intensif dengan perwakilan RI dan otoritas setempat untuk merencanakan mitigasi serta mencari solusi penerbangan pengganti bagi para jemaah.Berdasarkan data SISKOPATUH, puluhan ribu WNI tersebut dipastikan dalam kondisi aman meski Dirjen Bina PHU, Puji Raharjo, menyatakan bahwa dinamika regional memaksa maskapai menunda jadwal dan mengubah rute penerbangan. Kendala operasional ini tidak hanya menunda kepulangan jemaah dari tanah suci, tetapi juga berimbas pada jadwal keberangkatan calon jemaah yang masih menunggu di Indonesia.Kemenhaj telah menginstruksikan seluruh PPIU untuk bergerak cepat menjalin komunikasi aktif dengan KUH, KJRI Jeddah, dan KBRI Riyadh agar setiap perubahan situasi dapat ditindaklanjuti dengan tepat. Puji Raharjo juga meminta para jemaah agar tetap tenang, tidak panik, dan terus berkoordinasi dengan agen travel masing-masing demi mendapatkan informasi resmi.Pemerintah turut mengimbau keluarga jemaah di tanah air agar tetap tenang menyikapi penyesuaian jadwal penerbangan ini. Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh oleh kabar simpang siur dan selalu menjadikan PPIU sebagai rujukan utama untuk memantau kondisi terkini kerabat mereka di Arab Saudi.
Baca Berita Lainnya
EkonomiSensor Deteksi Bahaya, Kereta Cepat Whoosh Sempat Berhenti Mendadak di Kopo
PT KCIC membenarkan insiden berhentinya Kereta Cepat Whoosh di jalur layang Kopo akibat benda asing berupa seng yang terbang terbawa angin. Sistem sensor canggih berhasil mendeteksi ancaman secara dini.
5 April 2026
EkonomiTiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, SBY Desak PBB Setop Penugasan UNIFIL
Presiden ke-6 RI SBY berduka atas gugurnya tiga personel TNI akibat serangan Israel. SBY mendesak PBB untuk segera menghentikan penugasan UNIFIL demi keselamatan prajurit.
5 April 2026Komentar ()
?
Anda harus login untuk menulis komentar.
BS
Budi Santoso
5 Mei 2023 pukul 10.30Artikel yang sangat informatif. Saya jadi lebih memahami situasi ekonomi saat ini.
SR
Siti Rahayu
5 Mei 2023 pukul 11.15Setuju, penjelasannya sangat jelas dan mudah dipahami.
AH
Ahmad Hidayat
5 Mei 2023 pukul 09.45Saya rasa ada beberapa poin yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, terutama mengenai dampak jangka panjang dari kebijakan ini.
Artikel Terkait
Trending

Iklan
Sidebar Advertisement
