
Ekonomi
Imbas Minyak Dunia Naik, Harga Plastik Melonjak 80 Persen Bikin Pedagang Pelit Kresek
Kenaikan harga minyak mentah dunia pada April 2026 memicu lonjakan harga kantong plastik hingga 80 persen di Tanah Air. Para pedagang kini terpaksa membatasi pemberian kantong kresek secara gratis kepada para pembeli.

Ilustrasi Toko Plastik/ Foto: Aphrodite
M. Azfar
M. Azfar Alawwabi
Intern Writter
JAKARTA, Inersia.tv – Harga kantong plastik di berbagai wilayah Indonesia dilaporkan mengalami lonjakan yang sangat tajam hingga menembus angka 80 persen pada April 2026. Kenaikan harga material kemasan yang drastis ini merupakan imbas langsung dari meroketnya harga komoditas minyak mentah di pasar dunia.Kondisi ekonomi yang menekan tersebut memaksa para pedagang pasar untuk memutar otak dan mengubah strategi penjualan mereka. Salah satu langkah efisiensi yang paling nyata dilakukan adalah dengan mulai membatasi pemberian kantong kresek kepada para pembeli.Sebelum terjadinya krisis bahan baku, fasilitas kantong belanja berbahan dasar plastik ini selalu diberikan secara gratis sebagai bentuk pelayanan standar. Namun, lonjakan biaya modal yang mencekik membuat para penjual kini terpaksa bersikap jauh lebih perhitungan dalam membagikan setiap lembar kresek.Secara industri, mayoritas produk plastik komersial diproduksi melalui proses pengolahan bahan kimia yang diturunkan dari minyak bumi. Oleh sebab itu, ketegangan geopolitik yang memicu fluktuasi harga energi global saat ini secara otomatis membuat ongkos produksi pabrik plastik ikut melambung tinggi.Pembatasan kantong plastik oleh para pedagang ini perlahan mulai dikeluhkan sebagai beban tambahan bagi sebagian konsumen harian. Meski demikian, fenomena krisis kemasan ini secara tidak langsung dinilai memiliki potensi positif untuk menekan volume sampah plastik sekali pakai di lingkungan masyarakat.
Baca Berita Lainnya
EkonomiSensor Deteksi Bahaya, Kereta Cepat Whoosh Sempat Berhenti Mendadak di Kopo
PT KCIC membenarkan insiden berhentinya Kereta Cepat Whoosh di jalur layang Kopo akibat benda asing berupa seng yang terbang terbawa angin. Sistem sensor canggih berhasil mendeteksi ancaman secara dini.
5 April 2026
EkonomiTiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, SBY Desak PBB Setop Penugasan UNIFIL
Presiden ke-6 RI SBY berduka atas gugurnya tiga personel TNI akibat serangan Israel. SBY mendesak PBB untuk segera menghentikan penugasan UNIFIL demi keselamatan prajurit.
5 April 2026Komentar ()
?
Anda harus login untuk menulis komentar.
BS
Budi Santoso
5 Mei 2023 pukul 10.30Artikel yang sangat informatif. Saya jadi lebih memahami situasi ekonomi saat ini.
SR
Siti Rahayu
5 Mei 2023 pukul 11.15Setuju, penjelasannya sangat jelas dan mudah dipahami.
AH
Ahmad Hidayat
5 Mei 2023 pukul 09.45Saya rasa ada beberapa poin yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, terutama mengenai dampak jangka panjang dari kebijakan ini.
Artikel Terkait
Trending

Iklan
Sidebar Advertisement
