INERSIA.TV
Pariwisata

Pemkot Pastikan Bandung Zoo Batal Buka Saat Libur Lebaran 2026

Kebun Binatang Bandung dipastikan tutup selama masa libur Idulfitri akibat pencabutan izin konservasi. Pemkot Bandung saat ini tengah menyeleksi pengelola baru secara ketat.

Pemkot Pastikan Bandung Zoo Batal Buka Saat Libur Lebaran 2026

Kebun Binatang Bandung Foto: Bewarajabar.com

M. Azfar
M. Azfar Alawwabi
Intern Writter
BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan bahwa Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo batal beroperasi pada masa libur Lebaran 2026. Keputusan penutupan sementara destinasi wisata tersebut dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain. Langkah tegas ini diambil lantaran izin lembaga konservasi milik pengelola sebelumnya, Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), telah resmi dicabut oleh Kementerian Kehutanan.

Akibat pencabutan legalitas operasional tersebut, kawasan wisata satwa ini kini berstatus disegel oleh pihak berwenang. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena gagal menjadikan lokasi tersebut sebagai tujuan rekreasi keluarga pada musim libur kali ini. Ia berharap persoalan ini dapat segera tuntas agar fungsi kawasan hijau seluas 11,7 hektare tersebut bisa kembali dinikmati warga.

Saat ini, Pemkot Bandung masih fokus melakukan proses seleksi yang sangat ketat untuk menunjuk manajemen pengelola baru. Pembentukan tim seleksi tidak dilakukan secara sembarangan karena melibatkan peran berbagai pihak, mulai dari pakar, budayawan, hingga perwakilan pemerintah tingkat kota, provinsi, dan pusat. Pemerintah menargetkan proses transisi pemilihan pengelola ini baru akan rampung secara optimal pada April 2026 mendatang.

Dalam menjaring pengelola baru, pemerintah menekankan empat pilar utama yang tidak boleh diabaikan dalam penataan kawasan. Keempat fokus krusial tersebut mencakup penyelamatan sumber air dan kawasan lindung, perlindungan lahan, pemenuhan hak pegawai, serta pelestarian warisan sejarah kebun binatang.

Di sisi lain, guna mengantisipasi membeludaknya pelancong di titik wisata alternatif lainnya, petugas gabungan akan disiagakan secara penuh. Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diinstruksikan melakukan pemantauan ketat demi mencegah praktik pungutan liar.

Pengamanan terpadu selama masa libur Lebaran di Kota Kembang juga turut didukung oleh pengerahan 1.627 personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Adi Wijaya, menambahkan bahwa pihaknya telah membangun 16 pos pengamanan dan 6 pos pelayanan untuk menjamin keamanan para pemudik dan wisatawan.

Komentar ()

?

Anda harus login untuk menulis komentar.

BS

Budi Santoso

5 Mei 2023 pukul 10.30

Artikel yang sangat informatif. Saya jadi lebih memahami situasi ekonomi saat ini.

SR
Siti Rahayu
5 Mei 2023 pukul 11.15

Setuju, penjelasannya sangat jelas dan mudah dipahami.

AH

Ahmad Hidayat

5 Mei 2023 pukul 09.45

Saya rasa ada beberapa poin yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, terutama mengenai dampak jangka panjang dari kebijakan ini.

Artikel Terkait

Iklan
Sidebar Advertisement