
Alfamart dan Zwitsal Lanjutkan Program “Sahabat Posyandu” di 34 Kabupaten/Kota
Dukungan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Kolaborasi Swasta dan Masyarakat

Program “Alfamart Sahabat Posyandu” yang dilaksanakan di halaman Alfamart Bandasari, Kabupaten Bandung, sebagai upaya mendukung kesehatan ibu dan anak melalui layanan dasar serta edukasi perawatan kulit bayi.
Sementara itu, Senior Brand Manager Zwitsal, Niken Kinanti Suryanto, menjelaskan bahwa Zwitsal turut menghadirkan program Analisis Kulit Si Kecil (AKSI) dalam kegiatan ini. Program tersebut memberikan edukasi kepada ibu tentang pentingnya merawat kulit bayi, terutama dalam masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).Zwitsal memberikan panduan empat langkah pemeriksaan kulit bayi, seperti memeriksa ruam, tekstur kulit, luka, dan respons tangisan bayi.“Selama lebih dari 50 tahun, Zwitsal berkomitmen mendampingi ibu melalui produk yang teruji hypoallergenic. Kampanye AKSI hadir untuk mendukung ibu lebih peduli terhadap kesehatan kulit si kecil,” jelas Niken.Salah satu peserta, Sindi (23), mengungkapkan bahwa kegiatan posyandu kali ini terasa berbeda karena diikuti banyak peserta dan dilengkapi dengan edukasi mengenai pola hidup sehat.“Kami diingatkan untuk menjaga kebersihan di rumah karena kesehatan anak juga dipengaruhi oleh anggota keluarga lainnya,” ungkapnya.Dukungan juga datang dari Lurah Cisaranten Endah, Itang Mubarok, yang menilai bahwa program ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam penanganan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak.“Kolaborasi ini sangat dibutuhkan. Keterlibatan berbagai pihak dapat mempercepat penanganan masalah kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Baca Berita Lainnya
EkonomiSensor Deteksi Bahaya, Kereta Cepat Whoosh Sempat Berhenti Mendadak di Kopo
PT KCIC membenarkan insiden berhentinya Kereta Cepat Whoosh di jalur layang Kopo akibat benda asing berupa seng yang terbang terbawa angin. Sistem sensor canggih berhasil mendeteksi ancaman secara dini.
5 April 2026
EkonomiTiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, SBY Desak PBB Setop Penugasan UNIFIL
Presiden ke-6 RI SBY berduka atas gugurnya tiga personel TNI akibat serangan Israel. SBY mendesak PBB untuk segera menghentikan penugasan UNIFIL demi keselamatan prajurit.
5 April 2026Komentar ()
Anda harus login untuk menulis komentar.
Budi Santoso
5 Mei 2023 pukul 10.30Artikel yang sangat informatif. Saya jadi lebih memahami situasi ekonomi saat ini.
Siti Rahayu
5 Mei 2023 pukul 11.15Setuju, penjelasannya sangat jelas dan mudah dipahami.
Ahmad Hidayat
5 Mei 2023 pukul 09.45Saya rasa ada beberapa poin yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, terutama mengenai dampak jangka panjang dari kebijakan ini.
Artikel Terkait
Trending

